Cara Menjadi HSE Officer
Latar Belakang Pendidikan yang Relevan
Sebagian besar lowongan HSE Officer mensyaratkan gelar Diploma (D3) atau Sarjana (S1) dari jurusan yang relevan, seperti Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Teknik Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, atau Teknik terkait bidang industri yang dituju (misalnya Teknik Pertambangan untuk sektor tambang). Lulusan SMA/SMK dengan pengalaman kerja di lapangan yang relevan juga bisa mengikuti pelatihan sertifikasi Ahli K3 Umum, meski peluangnya biasanya lebih terbuka untuk posisi teknisi lapangan ketimbang posisi HSE formal di perusahaan besar.
Sertifikasi Dasar yang Perlu Diambil
Sertifikasi Ahli K3 Umum (AK3U) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI adalah sertifikasi paling fundamental dan hampir selalu menjadi syarat wajib di lowongan HSE Officer. Dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 2 Tahun 1992 tentang Tata Cara Penunjukan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Pelatihan AK3U umumnya berlangsung sekitar 12 hari kerja efektif, mencakup materi regulasi K3, identifikasi bahaya, analisis risiko, sistem manajemen K3, hingga investigasi kecelakaan kerja. Setelah dinyatakan lulus, peserta diusulkan untuk memperoleh Surat Keputusan Penunjukan sebagai Ahli K3 Umum dari Kemnaker — bukan sekadar sertifikat kompetensi, tetapi penunjukan resmi oleh negara. Selengkapnya ada di Sertifikasi HSE di Indonesia.
Pengalaman dan Portofolio Awal
Bagi fresh graduate, pengalaman magang (internship) di divisi HSE, safety, atau lingkungan sebuah perusahaan sangat membantu memperkuat portofolio, karena banyak perusahaan mensyaratkan pengalaman lapangan meski untuk posisi entry-level. Portofolio yang bisa ditonjolkan antara lain keterlibatan dalam penyusunan Job Safety Analysis (JSA), partisipasi dalam program K3 kampus atau organisasi, hingga sertifikasi tambahan seperti pelatihan P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan) atau pemadam kebakaran ringan.
Langkah Melamar Posisi Pertama
Setelah kualifikasi pendidikan dan sertifikasi AK3U terpenuhi, langkah selanjutnya adalah menyusun CV yang menonjolkan kompetensi teknis K3 dan melamar ke posisi HSE Officer/Staff di industri yang sesuai dengan latar belakang, seperti konstruksi, manufaktur, atau pertambangan. Pelajari cara menyusun CV dan menghadapi pertanyaan interview di Tips CV dan Interview HSE.
Ada pertanyaan?
Hubungi HSE Wahana lewat WhatsApp, biasanya dibalas dalam satu hari kerja.
HSE Wahana