Pusat Pengetahuan K3

Istilah-Istilah Penting dalam K3

Istilah Terkait Bahaya dan Risiko

Bahaya (hazard) adalah sumber atau kondisi yang berpotensi menyebabkan cedera, penyakit, atau kerugian. Risiko (risk) adalah kombinasi antara kemungkinan (likelihood) suatu bahaya terjadi dan tingkat keparahan (severity) dampaknya. Near miss adalah kejadian yang nyaris menyebabkan insiden tetapi tidak sampai menimbulkan cedera atau kerugian — penting dilaporkan karena menjadi sinyal dini sebelum kecelakaan sungguhan terjadi. Insiden adalah istilah umum untuk kejadian tak diinginkan yang mencakup kecelakaan kerja maupun near miss.

Istilah Terkait Prosedur dan Dokumen K3

JSA (Job Safety Analysis) adalah dokumen yang menguraikan tahapan suatu pekerjaan beserta potensi bahaya dan pengendaliannya di setiap tahap. SOP (Standard Operating Procedure) adalah prosedur baku yang harus diikuti untuk menjalankan suatu pekerjaan secara aman dan konsisten. Permit to Work (izin kerja) adalah dokumen resmi yang mengizinkan pekerjaan berisiko tinggi, seperti kerja panas (hot work) atau kerja di ruang terbatas (confined space), untuk dilaksanakan setelah memenuhi syarat keselamatan tertentu. Safety Induction adalah pengarahan keselamatan singkat yang wajib diikuti pekerja atau tamu sebelum memasuki area kerja.

Singkatan yang Sering Digunakan

K3: Keselamatan dan Kesehatan Kerja. HSE: Health, Safety, Environment — istilah internasional yang setara dengan K3. AK3U: Ahli K3 Umum. P2K3: Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja. SMK3: Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. HIRARC: Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control. APD: Alat Pelindung Diri (setara dengan PPE, Personal Protective Equipment, dalam istilah internasional). B3: Bahan Berbahaya dan Beracun.

Untuk memahami bagaimana istilah-istilah ini terhubung dalam praktik nyata, lihat Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko atau Apa Itu P2K3.

Ada pertanyaan?

Hubungi HSE Wahana lewat WhatsApp, biasanya dibalas dalam satu hari kerja.

Chat WhatsApp